TIZENESIA.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat tetap aman dan berjalan normal di tengah isu ketahanan stok energi nasional.
Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi yang menyebut stok BBM nasional hanya mampu bertahan sekitar tiga minggu jika terjadi gangguan pasokan global akibat potensi penutupan Selat Hormuz oleh Iran di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.
Penjelasan Pertamina Soal Stok BBM
Area Manager Communication Relation & CSR Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan informasi tersebut perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“Perlu dipahami bahwa angka tersebut merujuk pada skenario apabila tidak ada tambahan produksi maupun pasokan sama sekali,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).
Menurut Lilik, dalam praktik operasionalnya sistem energi nasional tidak berjalan secara statis karena pasokan BBM terus diperbarui melalui produksi dalam negeri maupun impor yang dilakukan secara berkelanjutan.
Pasokan Terus Diperbarui
Ia menjelaskan, Pertamina secara konsisten melakukan pengelolaan stok dan distribusi energi dengan perencanaan yang terukur.
Pengelolaan tersebut mencakup penjagaan tingkat persediaan di berbagai titik distribusi, mulai dari terminal BBM, kilang, hingga lembaga penyalur seperti SPBU.
“Selain itu, pasokan BBM juga dijaga melalui sistem suplai yang berlangsung secara kontinu untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di berbagai wilayah, termasuk di Regional Sulawesi,” jelasnya.
Masyarakat Diminta Tidak Panik
Pertamina juga menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan dinamika global, termasuk kondisi geopolitik internasional yang dapat memengaruhi rantai pasok energi.
Dengan pengelolaan distribusi yang terintegrasi serta koordinasi bersama pemerintah dan pemangku kepentingan, perusahaan memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terjaga.
“Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak perlu panik karena hingga saat ini distribusi energi berjalan lancar dan stok BBM dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

