Nasional
Beranda / Nasional / Prabowo Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha, Jangan Semua Mengejar ASN

Prabowo Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha, Jangan Semua Mengejar ASN

Prabowo Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha, Jangan Semua Mengejar ASN
Prabowo Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha, Jangan Semua Mengejar ASN

TIZENESIA.COM – Presiden Prabowo Subianto mendorong anak muda Indonesia untuk lebih berani masuk ke dunia usaha. Menurutnya, generasi muda tidak harus selalu menjadikan aparatur sipil negara atau ASN sebagai tujuan utama dalam karier.

Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal atau KEM-PPKF RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan pentingnya melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang mampu bersaing dan menciptakan lapangan kerja baru.

Anak Muda Diminta Berani Bersaing di Dunia Usaha

Prabowo mengatakan, Indonesia membutuhkan anak-anak muda yang tidak hanya berharap bekerja di sektor pemerintahan. Ia ingin generasi muda memiliki keberanian untuk masuk ke dunia bisnis, membangun usaha, dan mengambil peran dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita ingin anak-anak muda jangan semua minta jadi ASN, jangan semua minta jadi pemerintah. Tapi harus berani untuk bersaing dengan dunia usaha,” kata Prabowo dalam pidatonya.

Pernyataan itu menjadi pesan kuat bahwa masa depan ekonomi Indonesia tidak hanya bertumpu pada birokrasi, tetapi juga pada tumbuhnya sektor swasta yang kreatif, produktif, dan mampu membuka peluang kerja.

Pidato Berapi-api Prabowo Soal Penjajah: Derajat RI Ditempatkan di Bawah Anjing

Pemerintah Siapkan Pendidikan Kewirausahaan

Untuk mendorong lahirnya pengusaha baru, Prabowo menyebut pemerintah ingin membuka pendidikan kewirausahaan atau entrepreneurship. Program ini diharapkan bisa membekali anak muda dengan kemampuan membangun usaha, membaca peluang, mengelola risiko, hingga memimpin bisnis secara profesional.

Menurut Prabowo, Indonesia membutuhkan sektor swasta yang dinamis. Bukan hanya besar, tetapi juga inovatif, punya inisiatif, berani mengambil risiko, serta memiliki kemampuan manajerial yang baik.

Kredit Startup untuk Pengusaha Muda

Tidak berhenti pada pendidikan kewirausahaan, pemerintah juga tengah menyiapkan dukungan berupa kredit perusahaan rintisan atau startup bagi anak muda yang telah menyelesaikan pendidikan tersebut. Skema ini disebut sebagai upaya agar generasi muda tidak hanya diberi pengetahuan, tetapi juga akses untuk memulai usaha.

Prabowo menilai anak muda perlu diberi kesempatan untuk tumbuh menjadi pengusaha yang kuat. Dengan begitu, pelaku usaha di Indonesia tidak hanya didominasi oleh kelompok yang sama dari waktu ke waktu.

Dorongan untuk Demokrasi Ekonomi

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengaitkan dorongan terhadap pengusaha muda dengan konsep demokrasi ekonomi. Ia menilai ekonomi Indonesia perlu membuka ruang lebih luas bagi lahirnya pelaku usaha baru.

Tak Wajib, Tapi Dianjurkan: Skema WFH Baru untuk BUMN dan Swasta

Menurutnya, sistem ekonomi yang cocok untuk Indonesia adalah ekonomi jalan tengah, yakni mengambil hal terbaik dari sosialisme dan kapitalisme. Negara tetap hadir memberi perlindungan, pengawasan, dan keberpihakan, sementara sektor swasta juga didorong untuk tumbuh dan berinovasi.

Peluang Baru bagi Generasi Muda

Dorongan Prabowo ini menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin anak muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. Dengan pendidikan kewirausahaan dan akses kredit startup, anak muda diharapkan bisa lebih percaya diri membangun usaha sendiri.

Bagi generasi muda, pesan ini sekaligus menjadi ajakan untuk mulai melihat dunia usaha sebagai pilihan masa depan. Tidak semua harus menjadi ASN. Sebagian anak muda juga bisa menjadi pengusaha, membangun bisnis, membuka lapangan kerja, dan ikut menggerakkan ekonomi Indonesia.