Isu perempuan termajinalkan sebenarnya ada dalam Asta Cita janji kampanye pemerintahan Prabowo. Mengapa?
TIZENESIA.COM – Satu tahun berjalan pemerintahan Prabowo Subianto belum memperlihatkan progres dalam urusan isu-isu perempuan. Padahal isu perempuan dan kesetaraan gender ada di poin keempat Asta Cita janji kampanye Prabowo.
Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan mengingatkan negara untuk mewujudkan tanggung jawab dalam isu-isu perempuan. Tuntutan tersebut berakar pada tragedi kekerasan seksual dalam kerusuhan Mei 1998.
Sudah ada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Namun, bagi para pegiat, pemerintahan Prabowo tidak memprioritaskan agenda isu-isu, seperti penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Situasi demokrasi juga mengalami kemunduran, terutama dengan perluasan kewenangan dan penguatan struktur militer.
Salah satu program prioritas Prabowo adalah makan bergizi gratis yang menyasar anak-anak hingga ibu hamil dan menyusui. Program itu sejatinya tak bisa dilepaskan dari isu perempuan. Namun pemerintah tidak mengkonsolidasikan program itu dengan sektor yang mengarah pada isu kesejahteraan ataupun kesehatan perempuan. Bagaimana peran penting perempuan?
Sumber: Tempo.co

