Internasional
Beranda / Internasional / Usai Iran, Donald Trump Singgung Kuba sebagai Target Berikutnya

Usai Iran, Donald Trump Singgung Kuba sebagai Target Berikutnya

Usai Iran, Trump Singgung Kuba sebagai Target Berikutnya
Usai Iran, Trump Singgung Kuba sebagai Target Berikutnya

TIZENESIA.COM – Perang melawan Iran belum benar-benar selesai, tetapi Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah mulai memberi sinyal soal target berikutnya. Kali ini, negara yang disebut-sebut masuk radar adalah Kuba.

Dalam sebuah acara di Gedung Putih pada Kamis (5/3), Trump menyebut pemerintahannya kemungkinan akan menaruh perhatian ke Kuba setelah konflik dengan Iran selesai. Pernyataan itu disampaikan saat menerima kunjungan klub sepak bola Inter Miami CF yang baru saja menjuarai Major League Soccer musim 2025.

Di depan para tamu—yang sebagian besar berasal dari Miami dan banyak di antaranya keturunan Kuba—Trump memuji kinerja Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio. Ia mengatakan Rubio telah melakukan “pekerjaan fantastis” terkait kebijakan AS terhadap Kuba.

“Apa yang terjadi dengan Kuba sungguh luar biasa,” kata Trump.

Namun ia menegaskan bahwa fokus utama pemerintahannya saat ini masih pada konflik dengan Iran. Menurutnya, langkah terkait Kuba kemungkinan baru akan dipertimbangkan setelah situasi di Timur Tengah selesai.

60 Negara Kecam Serangan di Lebanon, 3 Pasukan Perdamaian Indonesia Tewas

“Kami ingin menyelesaikan yang ini dulu. Tapi setelah itu, hanya soal waktu sebelum banyak orang kembali ke Kuba,” ujar Trump.

Kuba Disebut “Siap Jatuh”

Trump juga sempat menyebut bahwa kondisi Kuba saat ini sedang sangat sulit secara ekonomi. Ia bahkan mengatakan negara tersebut “bisa runtuh dalam waktu dekat” dan terbuka untuk membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat.

Selama beberapa waktu terakhir, Washington memang memperketat tekanan ekonomi terhadap Kuba, termasuk lewat sanksi dan pembatasan energi. Kebijakan itu membuat pasokan bahan bakar di negara Karibia tersebut semakin menipis dan memperparah krisis ekonomi yang sudah berlangsung lama.

Trump Banggakan Kekuatan Militer AS

Di kesempatan yang sama, Trump juga membanggakan kekuatan militer Amerika Serikat yang menurutnya semakin kuat. Ia mengatakan militer AS telah dibangun kembali sejak masa jabatan pertamanya dan kini mampu menghadapi berbagai konflik global.

“Kami punya militer yang sangat kuat. Ketika kami menggunakannya, hasilnya selalu efektif,” kata Trump.

Iran Tahan Hormuz, Israel Gempur Lebanon di Tengah Gencatan Senjata

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang dalam beberapa hari terakhir memicu ketegangan besar di kawasan Timur Tengah.

Komentar Trump soal Kuba pun memicu spekulasi bahwa Washington bisa saja membuka babak baru dalam kebijakan luar negerinya di kawasan Amerika Latin.