News
Beranda / News / PMII Bulukumba Gelar Demo di DPRD hingga Malam, Tuntut Evaluasi Program MBG

PMII Bulukumba Gelar Demo di DPRD hingga Malam, Tuntut Evaluasi Program MBG

TIZENESIA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bulukumba menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Kamis (26/2/2026). Aksi berlangsung sejak siang hingga malam hari.

Massa aksi menyegel ruang Aspirasi DPRD dan memasang sejumlah spanduk serta bendera organisasi sebagai bentuk tekanan kepada legislatif daerah.


Koordinator Lapangan aksi, Jirin, menyebut demonstrasi ini dipicu oleh indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bulukumba. Pihaknya menduga adanya kolusi antara kepala mitra dan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam memanipulasi anggaran program tersebut.

“Kami mengindikasi kepala mitra bekerja sama dengan kepala SPPG dalam memanipulasi anggaran MBG,” ungkap Jirin di lokasi aksi.


Tiga Tuntutan Utama

Santunan Anak Panti dan Buka Bersama Meriahkan Simponi Pergerakan PC PMII Gowa

PMII Bulukumba mengajukan tiga tuntutan kepada DPRD Bulukumba, yakni:

Pertama, evaluasi menyeluruh terhadap seluruh SPPG yang beroperasi di Bulukumba, termasuk evaluasi terhadap kepala SPPG.

Kedua, penerbitan surat rekomendasi penggantian Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG yang bertugas di Bulukumba.

“Kami menuntut DPRD agar mengeluarkan surat rekomendasi penggantian Korwil yang bertugas di Bulukumba,” tegas Jirin.

Ketiga, penutupan dapur MBG yang tidak menerapkan pengelolaan limbah sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang berlaku.

Darurat Higiene MBG Bulukumba: Aliansi Mahasiswa Tuntut Bupati Copot Pengelola Bermasalah Dan Usut Tuntas Dugaan Gratifikasi

“Kami juga mendesak agar menutup SPPG di Bulukumba yang tidak menerapkan pengolahan limbah sesuai Juknis,” tambahnya.


Hingga berita ini diterbitkan, massa PMII masih bertahan dan menduduki gedung DPRD Bulukumba. Sebuah spanduk bertuliskan “DPR Menjelma Menjadi Kapitalis Gizi” masih terpasang di atas pintu masuk ruang Aspirasi DPRD Bulukumba.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak DPRD Bulukumba terkait tuntutan yang disampaikan para demonstran.


PMII Makassar & Cipayung Plus Ultimatum Kapolrestabes: “Copot atau Makassar Membara!”