Olahraga
Beranda / Olahraga / Lolos ke Piala Asia U23 2026, Jalan Terberat Timnas Indonesia Usai Ditahan Laos

Lolos ke Piala Asia U23 2026, Jalan Terberat Timnas Indonesia Usai Ditahan Laos

Lolos ke Piala Asia U23 2026, Jalan Terberat Timnas Indonesia Usai Ditahan Laos
Lolos ke Piala Asia U23 2026, Jalan Terberat Timnas Indonesia Usai Ditahan Laos

TIZENESIA.COM – Perjalanan Timnas U-23 Indonesia dalam Kualifikasi Piala Asia U23 2026 menghadapi tantangan sangat berat. Hasil dua laga awal di Grup J menyisakan hanya satu opsi bagi Garuda Muda untuk bisa melangkah ke putaran final: mengalahkan raksasa Asia, Korea Selatan, pada laga terakhir.

Awal yang Mengecewakan

Harapan tinggi tertumpu pada Skuad Garuda Muda yang dilatih Gerald Vanenburg. Namun, laga perdana melawan Laos pada Rabu (4/9) justru berakhir dengan kekecewaan. Meski mendominasi permainan, Indonesia hanya mampu bermain imbang 0-0.

Kebangkitan Semu atas Makau

Timnas U-23 akhirnya bangkit di laga kedua, Sabtu (7/9). Menghadapi Makau, mereka menunjukkan performa gemilang dan meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 5-0. Gol-gol kemenangan dicetak oleh Long Lek Hang (bunuh diri, 3′), Arkhan Fikri (18′), Rayhan Hannan (48′), Zanadin Fariz (68′), dan Rafael Struick (75′).

Posisi di Klasemen dan Senjakala Jalur Runner-up

Kemenangan ini menempatkan Indonesia di peringkat kedua Grup J dengan 4 poin, tertinggal 2 poin dari pemuncak klasemen, Korea Selatan.

Situasi ini secara praktis menutup peluang Indonesia lolos melalui jalur runner-up terbaik. Saat ini, sudah ada empat tim (China, Iran, Turkmenistan, dan Yaman) yang mengoleksi 6 poin di klasemen runner-up. Dengan maksimal hanya bisa mengumpulkan 7 poin (jika menang atas Korsel), Indonesia tidak mungkin menggeser tim-tim yang sudah mengantongi 6 poin tersebut.

Nova Arianto Perketat Larangan Media Sosial Jelang Piala Dunia U-17

Satu-Satunya Jalan: Kalahkan Korea Selatan

Skenario satu-satunya bagi Indonesia untuk lolos langsung adalah dengan mengalahkan Korea Selatan pada laga pamungkas, Selasa (10/9). Kemenangan akan membawa Indonesia finis sebagai juara grup dengan 7 poin, menggeser Korea Selatan yang akan stuck di 6 poin.

Anomali “Main Mata” dengan Korsel?

Situasi unik pun muncul. Kekalahan dari Indonesia ternyata tidak terlalu fatal bagi Korea Selatan. Dengan selisih gol yang sangat tinggi (+12), peluang mereka lolos sebagai runner-up terbaik justru sangat terbuka lebar. Hal ini memunculkan spekulasi apakah kedua tim akan “bermain mata” atau Korea Selatan tidak akan bermain sepenuh hati karena masih memiliki “jalan belakang” yang lebar.

Pertarungan sengit antara Garuda Muda dan Taeguk Warriors pun menjanjikan drama yang tak boleh dilewatkan. Akankah Indonesia mampu menciptakan keajaiban dan merebut tiket juara grup?