TIZENESIA.COM – MAKASSAR, 5 MARET 2026, Aliansi Mahasiswa Pengawas Makan Bergizi Gratis (AM-MBG) menyatakan sikap tegas atas temuan fasilitas unit layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bonto Tiro, Bulukumba, yang diduga jauh dari standar kesehatan. Mahasiswa mendesak Bupati Bulukumba untuk segera mengevaluasi izin operasional unit tersebut demi keselamatan ribuan siswa.
Investigasi: Dugaan Pelanggaran Higiene Sanitasi
Berdasarkan investigasi lapangan, AM-MBG menemukan adanya unit layanan Program MBG yang diduga beroperasi dengan mengabaikan aspek sanitasi dasar. Fasilitas pengolahan makanan tersebut ditemukan berada di area yang diduga sangat rentan kontaminasi karena letaknya yang berdampingan dengan kandang ternak dan sarang burung walet.
“Kami tidak bisa diam melihat program kesehatan nasional ini dikelola di tempat yang diduga tidak memenuhi standar Permenkes 1096/2011. Bupati harus segera mencopot pengelola yang diduga abai terhadap prosedur keamanan pangan ini,” tegas Koordinator AM-MBG.
Kawal Dugaan Gratifikasi di Kejati Sulsel
Selain masalah sanitasi, AM-MBG menyoroti laporan yang sedang bergulir di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana gratifikasi dan benturan kepentingan. Kasus ini diduga melibatkan oknum pengelola berinisial dr. S (Fraksi H).
“Proses hukum terkait dugaan gratifikasi ini harus diusut tuntas. Kami tidak ingin program kerakyatan ini dijadikan ladang keuntungan pribadi oleh oknum-oknum tertentu,” tambahnya.
Tuntutan Mahasiswa:
1. Mendesak Bupati Bulukumba segera mencopot pengelola unit layanan yang diduga bermasalah secara administratif maupun operasional.
2. Mendesak Inspektorat memeriksa dugaan adanya tekanan terhadap tim verifikator lapangan dalam pemberian sertifikat laik higiene.
3. Mendorong Kejati Sulsel mempercepat pemeriksaan atas dugaan gratifikasi dan benturan kepentingan pada proyek unit layanan tersebut.
Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten, AM-MBG berkomitmen untuk mengawal isu ini melalui aksi massa hingga tuntutan ini terpenuhi.

